Tak terasa
sebentar lagi bulan Ramadhan akan tiba. Bulan yang identik dengan buah kurma.
Namun apakah kalian tahu alasan mengapa buah kurma dijadikan sebagai makanan
buka puasa? Ya! Tentu saja itu merupakan salah satu Sunnah Rasulullah. Selain
itu ternyata buah kurma mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Melalui
artikel ini kita akan membahas seputar buah kurma.
Kurma, (Arab: تمر, Tamr; nama latin
Phoenix dactylifera) adalah tanaman palma (Arecaceae) dalam genus Phoenix,
buahnya dapat dimakan. Walaupun tempat asalnya tidak diketahui karena telah
sejak lama dibudidayakan, kemungkinan tanaman ini berasal dari tanah sekitar
Teluk Persia. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15-25 m, tumbuh
secara tunggal atau membentuk rumpun pada sejumlah batang dari sebuah sistem
akar tunggal. Kurma telah menjadi makanan pokok di Timur Tengah selama ribuan
tahun lamanya.
Buah kurma berbentuk oval-silinder
dan berwarna merah pekat (coklat) kehitam-hitaman. Rasa buahnya yang
manis dan lezat tmenjadikan kurma sebagai salah
satu makanan favorit untuk berbuka puasa. Lebih lanjut, bila menyantap kurma
saat berbuka, perut akan menjadi lebih cepat kenyang sehingga porsi makanan
yang masuk ke dalam tubuh akan menjadi lebih sedikit.
“Kandungan nutrisi yang
lengkap dari kurma membuat banyak orang gemar mengonsumsi buah yang satu ini,”kata dr.
Kartika Mayasari dari klik dokter.
Berikut beberapa manfaat buah kurma :
1.
Menambah energi
Sebanyak
100 gram kurma mengandung kira-kira 277 kalori, 75,4
gram karbohidrat, 2,42
gram protein. Jumlah tersebut merupakan jumlah yang sangat cukup dalam memenuhi
AKG bagi seseorang usia dewasa-remaja.
“Untuk
itu, kurma sangat cocok dikonsumsi sebagai makanan pembuka saat berbuka puasa.
Setelah seharian penuh menahan haus dan lapar, buah ini mampu mengembalikan
tenaga Anda,” ungkap dr. Kartika.
2.
Memperlancar sistem metabolisme
Kandungan
serat,
protein
dan zat
besi pada buah kurma dipercaya memiliki manfaat dalam memperlancar proses
metabolisme dalam tubuh. Serat, protein, dan
zat
besi tersebut bekerja secara aktif dalam merangsang produktivitas sel-sel saraf
dan darah sehingga tubuh dapat menyerap zat-zat bermanfaat dan membuang zat-zat
yang tidak bermanfaat melalui saluran pembuangan. Kurma kaya serat, sehingga mencegah
penyerapan kolesterol jahat dalam usus. Buah ini juga mampu mempermudah proses buang air besar.
3.
Menangkal radikal bebas
Kurma
mengandung senyawa antioksidan polifenol flavonoid. Kandungan tersebut
berfungsi untuk mencegah terjadinya infeksi dan peradangan di dalam tubuh
akibat paparan radikal bebas.
4.
Menutrisi mata
Dalam
beberapa hasil riset dinyatakan bahwa, kandungan
vitamin
C dan vitamin
A pada buah kurma memiliki manfaat yang sangat baik dalam menjaga kesehatan
mata dan mengoptimalkan
fungsi penglihatan mata.
5.
Menjaga kesehatan jantung
Kurma
sangat kaya akan potasium. Zat ini merupakan komponen penting dari sel dan
cairan tubuh, yang membantu mengatur denyut jantung serta tekanan darah. Tingginya
kandungan potasium pada buah kurma dapat berguna melindungi sel-sel saraf
jantung di arteri dan vena agar
terhindar dari masalah stroke dan penyakit jantung koroner.
6.
Meningkatkan mood
Beberapa
pakar fisioterapist dan nutrisionist dari PAHO (Pan American Health Organization)
mendapati bahwa, tingginya kandungan
protein
dan vitamin
B12 pada daging buah kurma juga bisa mengatasi stress, depresi, sekaligus
memperbaiki mood. Selain itu, buah kurma juga menyediakan zat
besi, kalium,
magnesium,
dan fosfor
yang dimana berperan sangat aktif dalam membantu mengontrol tekanan darah,
sekaligus mencegah penyakit ginjal dan stroke.
Itulah beberapa manfaat dari buah kurma. Mengkonsumsi kurma secara teratur
baik untuk kesehatan tentunya dalam jumlah yang secukupnya. Karena bagaimanapun
sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik. Semoga artikel ini dapat memberi
manfaat dan menambah pengetahuan kita tentang buah kurma. Terimakasih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar